Tanggal 1 Januari: Lebih dari Sekadar Perayaan Tahun Baru
ANGKARAJA — Tanggal 1 Januari dikenal luas sebagai hari perayaan Tahun Baru Masehi. Namun, di balik kemeriahannya, tanggal ini menyimpan catatan sejarah yang dalam dan beragam peringatan penting yang patut untuk direfleksikan. Mulai dari peringatan global yang mempromosikan perdamaian hingga peristiwa bersejarah yang membentuk peradaban, berikut adalah ulasan mengenai momen-momen penting yang jatuh pada hari pertama dalam kalender Masehi.
1. Tahun Baru Masehi: Akar Sejarah dan Makna Filosofis
Perayaan tahun baru bukanlah tradisi modern. Akarnya dapat ditelusuri hingga 4.000 tahun lalu pada peradaban Mesopotamia dan Babilonia kuno. Mereka merayakannya dengan Festival Akitu yang berlangsung selama 11 hari, tidak hanya untuk menyambut tahun baru tetapi juga untuk memperingati kemenangan Dewa Langit Marduk atas Dewi Laut Tiamat. Bangsa Babilonia juga tercatat sebagai pelopor konsep resolusi tahun baru, yang awalnya merupakan bentuk janji kepada dewa-dewa mereka. Di Indonesia, tanggal 1 Januari secara resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui Surat Keputusan Bersama tiga menteri.
2. Hari Keluarga Sedunia: Mengampanyekan Harmoni Global
Bertepatan dengan tahun baru, dunia juga memperingati Hari Keluarga Sedunia atau Global Family Day, yang juga dikenal sebagai World Day of Peace. Peringatan yang diresmikan PBB mulai 1 Januari 2001 ini bertujuan mempromosikan harmoni dan persatuan, dengan pesan bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar, melampaui batas kewarganegaraan, ras, dan perbedaan lainnya. Gagasan ini berawal dari Dekade Internasional untuk Budaya Perdamaian dan Non-Kekerasan bagi Anak-anak Dunia yang dideklarasikan PBB pada 1997.
3. Hari Hukum Hak Cipta: Menghargai Karya Kreatif
Tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Hukum Hak Cipta, sebuah bentuk penghargaan bagi para pelaku industri kreatif. Sejarah hukum hak cipta modern dimulai di Inggris pada tahun 1710 dengan diberlakukannya Statute of Anne, yang lahir sebagai respons atas maraknya penerbitan buku pasca-penemuan mesin cetak. Undang-undang ini memberikan perlindungan hukum kepada penerbit. Kesadaran akan pentingnya hak cipta kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat yang memasukkannya ke dalam konstitusi berkat usulan James Madison.
4. Fathu Makkah: Peristiwa Besar dalam Sejarah Islam
Bagi umat Islam, 1 Januari 630 Masehi bertepatan dengan tanggal 20 Ramadan 8 Hijriah, yaitu hari bersejarah terjadinya Fathu Makkah atau Pembebasan Kota Makkah. Peristiwa ini menandai peralihan kekuasaan atas kota suci tersebut dari kaum musyrik Quraisy ke tangan umat Islam. Pemicunya adalah pelanggaran perjanjian Hudaibiyah oleh sekutu Quraisy, Bani Bakr, yang menyerang sekutu Nabi Muhammad SAW, Kabilah Khuza’ah. Setelah diplomasi gagal, Rasulullah SAW memimpin sekitar 10.000 pasukan untuk membebaskan Makkah dengan cara yang damai.
5. Kecelakaan Pesawat Adam Air: Duka Penerbangan Nasional
Di sisi lain, tanggal 1 Januari juga menjadi hari duka bagi dunia penerbangan Indonesia. Pada tahun 2007, pesawat Adam Air Boeing 737-400 dengan nomor registrasi PK-KKW hilang kontak setelah lepas landas dari Surabaya menuju Manado. Pesawat yang membawa 102 penumpang dan awak ini diduga jatuh di Perairan Majene, Sulawesi Barat. Investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyimpulkan kecelakaan disebabkan kombinasi cuaca buruk dan kerusakan alat navigasi. Pencarian korban dan bangkai pesawat saat itu sangat sulit karena kondisi topografi dasar laut yang kompleks.
Dari perayaan hingga refleksi, dari kegembiraan hingga kesedihan, tanggal 1 Januari mengajarkan kita bahwa setiap permulaan selalu menyimpan jejak-jejak masa lalu yang membentuk makna hari ini. Memahami sejarah di balik tanggal ini memberikan perspektif yang lebih kaya dalam menyambut tahun yang baru.