MMSGI Salurkan 8 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

MMSGI Salurkan 8 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

Tvtogel — Komitmen untuk respons cepat dalam penanggulangan bencana terus diwujudkan oleh MMSGI melalui anak usahanya, PT Multi Harapan Utama (MHU). Upaya ini berupa penyaluran bantuan logistik dan pengerahan tim tanggap darurat (Emergency Response Team/ERT) untuk membantu masyarakat terdampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dampak Bencana dan Respons Cepat

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 memberikan dampak yang sangat besar. Ribuan warga di berbagai daerah, termasuk Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, terpaksa mengungsi, kehilangan tempat tinggal, serta menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

“Menanggapi kondisi ini, MMSGI bergerak cepat untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara terukur dan tepat sasaran,” jelas CEO MMSGI, Sendy Greti, melalui keterangan tertulis pada Minggu (14/12/2025).

Kolaborasi dan Rincian Bantuan

MMSGI melalui MHU berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, seperti makanan, air minum, dan barang-barang esensial lainnya. Upaya ini semakin diperkuat dengan donasi dari PT Agro City Kaltim (ACK) yang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menjangkau wilayah Aceh Tamiang.

“Jika digabungkan dari seluruh daftar donasi yang diterima di Gudang Transit Halim pada 10 Desember 2025, total bantuan logistik yang disalurkan mencapai 8 ton lebih,” tambah Sendy.

Jenis Bantuan yang Disalurkan

Bantuan yang dikumpulkan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, antara lain beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, sarden kaleng, gula, biskuit, teh, pops mie, super bubur, minuman instan, hingga pembalut wanita. Seluruh donasi ini dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Proses penyerahan dilakukan melalui loading point di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin 8 Desember 2025, sebelum akhirnya diterbangkan menuju daerah-daerah yang terdampak bencana.

Latar Belakang Bencana

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda, dipicu oleh dampak Siklon Tropis Senyar, telah menyebabkan kerusakan parah. Aceh, khususnya wilayah Aceh Tamiang, mengalami kerusakan hebat hingga digambarkan mirip “tsunami kedua” dan terkesan seperti kota mati. Bencana yang berlangsung sejak akhir November 2025 tersebut telah menelan banyak korban jiwa dan masih meninggalkan ratusan orang dalam status hilang.

 

bukalapak88.id